Makam dan Museum Bosscha Pangalengan




Makam Boscha terletak di tengah perkebunan teh PTPN VIII Malabar. Bisa dicapai dengan jarak tempuh sekitar 2-3 jam dari pusat kota Bandung, tergantung situasi jalan raya pada saat itu.
Makam tersebut berupa cungkup melingkar dengan bentuk atap yang unik menyerupai bentuk topi yang biasa digunakan oleh Meneer Bosscha. Menurut pemandu yang sudah bertugas di sana selama puluhan tahun, lokasi tersebut memang dipilih oleh Meneer Boscha sendiri. Beliau yang begitu mencintai alam Indonesia, membangun dan mengembangkan kawasan perkebunan teh tersebut secara bertahap, sungguh ingin dimakamkan di daerah yang dicintainya, perkebunan teh Malabar yang sejuk.
Tidak jauh dari makamnya, terdapat museum Bosscha. Museum ini merupakan rumah kediaman Bosscha semasa hidupnya. Beberapa bagian dibuka untuk umum sehingga pengunjung dapat merasakan suasana rumah tersebut seperti dulu, dalam kondisi aslinya. Adanya pendiangan menjadikan rumah tersebut terasa istimewa. Beberapa foto lama yang tergantung di dinding dan miniatur gamelan yang konon sering digunakan sebagai sarana hiburan bagi keluarga Meneer Bosscha pada waktu itu, menambah jelas gambaran kehidupan masa lalu.
Di lingkungan perkebunan teh Malabar yang luas tersebut, terdapat pula pabrik pengolahan teh yang bisa dikunjungi. Belasan tingkat kualitas teh dihasilkan dari pabrik ini, yang hasilnya diekspor ke berbagai negara. Membanggakan.

Post a comment

Designed by OddThemes | Distributed by Gooyaabi Templates